Kenali Reaksi Alergi Obat, Bisa Jadi Sindrom Stevens Johnson Halaman All - Kompas.com Mengatasi Alergi Obat

Kenali Reaksi Alergi Obat, Bisa Jadi Sindrom Stevens Johnson Halaman all - Kompas.com

Halo, selamat pagi, sesi kali ini akan membawa pembahasan tentang mengatasi alergi obat Kenali Reaksi Alergi Obat, Bisa Jadi Sindrom Stevens Johnson Halaman all - Kompas.com simak selengkapnya 

KOMPAS.com – Nama Sindrom Stevens Johnson mungkin tidak terlalu dikenal publik. Sindrom ini sebetulnya merupakan sebuah alergi yang bisa sahaja berbentuk usai Anda mengkonsumsi suatu obat.

Melansir dari National Health Service, sindrom Stevens Johnson ialah kelainan garib namun serius yang menyerang kulit, selaput lendir, alat kelamin, dan mata.

Selaput lendir ialah lapisan lunak jejaring yang melapisi komposisi pencernaan dari mulut ke burit serta got seksual brilian (organ reproduksi) dan bola mata.

Kenali Reaksi Alergi Obat, Bisa Jadi Sindrom Stevens Johnson Halaman all - Kompas.com

Penyebab sindrom Steven Johnshon umumnya diakibatkan akibat terjadinya reaksi yang merugikan yang tidak terduga terhadap obat-obat tertentu. Kadang lagi bisa diakibatkan akibat infeksi.

Gejala kebobrokan ini sering dimulai dengan fakta mirip dengan flu, diikuti ruam ahmar atau ungu yang menyebar dan melepuh. Kulit yang teperdaya atas akhirnya mati dan mengelupas.

Baca juga: Waspadai Gejala Alergi Obat

Salah satu yang pernah mengalami sindrom ini ialah Suswiyanto, seorang warga Ngawi.

Berdasarkan laporan Kompas.com (14/12/2008), Suswiyanto terdesak dilarikan ke RSUD dr. Suroto, Ngawi.

Ia semula mengeluhkan demam dan suhu badan tinggi. Untuk melampaui melalui sakitnya itu, ia dibawa ke mantri kesehatan selingkung dan disuntik obat penghilang melalui sakit.

Namun usai disuntik, kondisinya justru menjadi parah. Kulit wajah dan badannya melepuh bagai terbakar, panasnya semakin tinggi dan mengalami sesak nafas.

Kenali Reaksi Alergi Obat, Bisa Jadi Sindrom Stevens Johnson Halaman all - Kompas.com

Dr. Wahyu Riyanto SPKK yang membereskan Suswiyanto kala itu melahirkan bahwa pasien terserang sindrom Stevens-Johnshon.

Menurut Dr Wahyu, sindrom tersebut belum diketahui cara mencegahnya. Kala itu, ia menyebut fakta awal orang yang mengalami kebobrokan tersebut bagai indra peraba kemerahan dan terkelupas.

"Jika tidak segera diobati, kebobrokan ini bisa mematikan. Terkelupasnya indra peraba bisa menyebabkan kontaminasi yang lalu bisa membuat sejumlah tanda vital menurun, tensi turun, sesak nafas, kesadaran turun, lalu bersarang status koma, dan atas akhirnya meninggal," jelasnya.

Dia melahirkan satu-satunya cara mencegah kebobrokan tersebut ialah tidak sembarangan minum obat, lagi minum obat tanpa kiat dokter.

Ia juiga mengingatkan riwayat seseorang akan alergi terhadap obat definit lagi kudu diingat agar di masa nanti orang tersebut tak alpa makan obat.

Melansir dari Hello Sehat, beberapa jenis obat yang amat sering memicu terjadinya sindrom Steven-Johnson diantaranya ialah obat-obat antagonistis asam urat, andaikan allopurinol.

Selanjutnya ialah obat-obat antagonistis inflamasi non steroid (AINS) yang kerap digunakan buat mengurangi nyeri dan infeksi andaikan ibuprofen, asam salisilat, piroksikam.

Kenali Reaksi Alergi Obat, Bisa Jadi Sindrom Stevens Johnson Halaman all - Kompas.com

Serta obat-obata antibiotiok bagai penisilin, serta obat kejang yang biasanya dipakai para pengidap epilepsi.

Baca juga: 17 Bayi Spanyol Alami Sindrom Serigala, Dipicu Kandungan dalam Obat

Penanganan terhadap orang yang mengalami sindrom Stevens Johnson ialah pasien kudu dibawa ke Rumah Sakit.

Pasien lagi diharuskan buat menghentikan konsumsi obat yang menjadi pemicu alergi.

Umumnya, beberapa obat biasanya akan diberikan dokter buat melampaui sindrom Stevens Johnson bagai pemberian antagonistis alergi (anti histamin) buat mengamankan gejala. Kortikosteroid lagi diberikan buat mengontrol terjadinya peradangan.

Terapi cagak lagi akan diberikan akibat kediaman gering melingkungi penggantian cairan tubuh yang buyar dengan menggunakan infus.

Selain itu, jika berlaku luka, lapisan indra peraba mati kudu dibersihkan akhirnya lukanya ditutup dengan perban supaya tak berlaku infeksi.

Kenali Reaksi Alergi Obat, Bisa Jadi Sindrom Stevens Johnson Halaman all - Kompas.com

Beberapa komplikasi yang akan berbentuk atas penderita sindrom Steven Johnson yakni kontaminasi indra peraba sekunder, kontaminasi darah, masalah mata, gagal napas akut, serta terjadinya kerusakan indra peraba permanen.

Meski umumnya disebabkan akibat obat, namun sindrom Stevens Johnson lagi bias dipicu akibat kontaminasi mikrob atau bakteri tertentu, bagai herpes, influenza, HIV, Diphteria, Typhoid, Hepatitis A, dan Pneumonia.

Stevens Johnson lagi bisa dipicu akibat rangsang fisik bagai radioterapi, dan sinar ultraviolet. Namun terkadang, penyebab pasti tak selalu bias dipastikan sehingga sulit buat dicegah.

Bingung bagaimana menyembuhkan alergi? Kinik dan Apotek Az Zahra adalah klinik pratama dan apotek terpercaya dengan dokter, perawat, dan apoteker professional serta dengan biaya yang terjangkau. Melayani masyarakat Piyungan, Berbah, Prambanan, Kalasan, Patuk, Pleret, Banguntapan, Dlingo, Sleman, Wonosari, Jogja dan sekitarnya. Kami siap menangani permasalahan alergi Anda, baik pengobatan alergi maupun pembelian obat alergi. Hubungi WA Klinik 0821 3449 5179 & WA Apotek 0821 3485 1327.

Sekian penjelasan tentang Kenali Reaksi Alergi Obat, Bisa Jadi Sindrom Stevens Johnson Halaman all - Kompas.com semoga info ini berfaedah terima kasih